Apr
15

Beberapa bulan terakhir, saya dibanjiri tawaran bergabung dari beberapa perusahaan asuransi. Beberapa di antara agen yang menawari adalah teman baik saya sendiri. Sempat bingung? Tentu saja iya. Saya sendiri sudah bergabung dengan salah satu perusahaan asuransi yang hingga saat ini masih aktif. Manfaatnya sudah sering saya rasakan sejak saya bergabung. Pertanyaannya, apakah saya perlu menambah list asuransi lagi? Ini dia permasalahan intinya.

Perlukah saya menambah satu lagi daftar perusahaan asuransi yang akan saya ikuti? Atau hanya akan buang-buang uang saja? Untuk masalah buang-buang uang ini, saya tidak berlebihan sebab saya pernah mengikuti program asuransi jangka pendek. Saya membayar sejumlah uang. Dana yang didapatkan jika saya meninggal dunia adalah seratus kali lipatnya. Jika saya kecelakaan dan cacat permanen, saya mendapatkan lima puluh kali lipatnya. Namun jika ternyata saya baik-baik saja, maka uang yang saya setorkan hilang. Sekarang masa berlaku asuransi yang saya ikuti tersebut sudah habis dan saya masih sehat walafiat sekaligus harus membiarkan uang saya hilang. Misalnya lagi, Anda pasti pernah memasuki ruang tunggu bandara dan bertemu dengan para agen perusahaan asuransi di sana, bukan? Itu juga bisa jadi contoh. Bukannya sok tau, tetapi dengan mengikuti program-program semacam ini, saya merasa berjudi dengan nasib saya sendiri.

more…

Jan
14

Beberapa hari yang lalu, saya sempat mengganti LCD Onyx  saya yang bocor. Sebenarnya masalah ini tidak terlalu mengganggu, sampai akhirnya kebocorannya sudah cukup luas dan bercak hitamnya berada tepat di tengah-tengah layar sehingga membuat saya kesulitan membaca SMS yang masuk.

Saya sempat browsing di internet dan tanya teman sana-sini mengenai service center blackberry resmi terdekat yang bisa saya kunjungi. Dari beberapa situs yang saya baca, tidak ada satu pun yang menyebutkan kata Palembang. Namun hampir semua teman-teman kuliah saya yang saya tanyai mengatakan ‘kemungkinan’ service centernya ada di kota itu. Bahkan di antara mereka ada yang menyebutkan salah satu nama mall besar yang menjadi tempat ‘bermukimnya’ si service center yang dimaksud.

Penasaran, saya pun akhirnya ke sana. Waktunya pun bertepatan dengan liburan sekolah. Juga, adik semata wayang saya sudah meminta saya ke sana menjadi ‘guru’ sementara dalam rangka penyusunan skripsinya. Situasi ini cukup mendukung sehingga kepergian saya kali ini tidak terlihat terlalu konyol.

Sesampainya di sana saya langsung keliling. Dua hari saya habiskan untuk mencari tempat yang ingin saya tuju. Dan … Dingdong! Bahkan sampai di tempat yang sempat disebutkan oleh teman saya pun, saya tak menemukannya. Sepertinya yang dikatakan di situs-situs itu memang benar adanya *keringetan*.

Hanya saja, di tempat yang sama saya ketemu dengan pusat accessories dan sparepart blackberry yang asli. Lalu dari pada  pusing, saya akhirnya mengganti LCD henfon kesayangan ini di tempat itu.

Singkat cerita, keesokan harinya layar henfon saya sudah bening dan tidak ada bercak hitamnya lagi. Fiuh … Benar-benar perjalanan yang konyol, sodara-sodara.

Dec
26

Pembagian rapor adalah saat-saat yang mengharukan. Namun penulisan rapor adalah saat-saat yang paling mengharukan. Jika pembagian rapor bisa dilakukan dalam waktu tiga puluh menit, maka penulisan rapor bisa membutuhkan waktu tiga hari. Tiga hari dengan konsentrasi yang tinggi.

Ini yang harus ditulis sebanyak berpuluh-puluh lembar

Ini yang harus ditulis sebanyak berpuluh-puluh lembar

Saat ini saya merasa lega. Lega karena telah menyerahkan rapor ke tangan para orang tua siswa. Dan lebih lega lagi karena tugas menulis rapor ini telah usai. *smirk*

Nov
20

Berhubung hari ini bertepatan dengan tanggal 11 bulan 11 tahun 2011, maka hari ini saya wajib posting sesuatu. Dan meskipun sedikit dipaksakan, semoga saja tulisannya masih bisa disimak dengan baik, hehehe.

Sepeti pada malam-malam senin sebelumnya dimana hampir semua orang tiba-tiba terserang syndrome “I hate Monday”, saya juga masih berharap besok adalah hari libur. Alih-alih suntuk menghadapi rutinitas seperti biasa, saya ikutan mendengarkan siaran televisi (dari jarak jauh) yang sedang disimak oleh ibu saya di ruang tengah.

Acaranya Pak Mario yakni Mario Teguh Golden Ways sedang tayang di Metrotv. Saya yang sejak awal mondar-mandir sibuk mengerjakan hal lain cuma bisa dengar-dengar sekilas. Temanya juga saya tidak benar-benar mengetahui. Kurang lebih membahas tentang keikhlasan.

Bicara tentang ikhlas tentu saja menyangkut semua aspek hidup. Namun ada salah satu kalimat yang paling mengena pada MTGW kali ini. Bunyinya kurang lebih begini, “Lelaki jantan bukanlah lelaki yang banyak wanitanya, melainkan lelaki yang dapat setia hanya kepada satu wanita. Karena untuk dapat setia kepada hanya satu wanita, diperlukan keikhlasan yang besar.”

Super sekali Pak Mario. Amunisi yang cukup bernutrisi untuk mengisi pundi-pundi semangat menghadapi Senin besok.

Aug
08

Andaikata berlari itu lebih menyenangkan, maka berlarilah
Andaikata pergi itu lebih menyenangkan, maka pergilah
Aku kuat, bahkan lebih dari itu
Kristal-kristal hatiku terlalu indah untuk retak
dan pecah di tanganmu